-->

RANGKUMAN TEMA 2 KELAS V SDN WANAREJA 02 “UDARA BERSIH BAGI KESEHATAN”

Ø PPKn KD 3.2

 

image  Tanggung jawab, Kewajiban, dan Hak

 

Tanggung jawab merupakan sikap terpuji yang hendaknya dimiliki setiap individu. Sikap tanggung jawab mencerminkan nilai karakter setiap individu.


SILAHKAN DOWNLOAD RANGKUMAN TEMA 2 KELAS 5 SEMESTER 1


1. Tanggung jawab

 

-   Tanggung jawab merupakan kesadaran yang dimiliki oleh manusia terhadap sikap yang telah ia lakukan baik disengaja ataupun tidak disengaja.

-   Tanggung jawab adalah sikap dan perilaku seseorang untuk melaksanakan tugas dan

 

kewajibannya, yang seharusnya dia lakukan, baik terhadap diri sendiri, keluarga, masyarakat, lingkungan (alam, sosial, dan budaya), negara, maupun Tuhan Yang Maha Esa.

Arti lainnya adalah keadaan wajib menanggung segala sesuatunya.

-    Penerapan tanggung jawab setiap individu meliputi:

 

a. Tanggung jawab sebagai makhluk Tuhan

 

Contoh:  rajin  beribadah  sesuai   keyakinan masing-masing,  berbuat  baik  terhadap sesama, selalu bersyukur, dan menghargai orang lain yang sedang beribadah.

b. Tanggung jawab sebagai anak (di lingkungan keluarga)

 

Contoh: berbakti kepada orang tua, belajar dengan sungguh-sungguh, merapikan tempat tidur, menjaga nama baik keluarga, berkata dengan sopan, memberikan contoh yang baik untuk adik dan kakak.

c.  Tanggung jawab sebagai siswa (di lingkungan sekolah)

 

Contoh: memakai seragam dengan benar, datang tepat waktu, mengumpulkan tugas tepat waktu, melaksanakan piket, jujur saat mengerjakan tugas, mengikuti upacara bendera dengan tertib, menjaga kebersihan sekolah.

d. Tanggung jawab sebagai anggota masyarakat (dilingkungan masyarakat) 

     Contoh: gotong royong membersihkan lingkungan, menjaga keamanan lingkungan, membantu  tetangga  yang sedang kesusahan,   ikut  berpartisipasi   dalam  pemilihan ketua RT, saling menghormati tetangga.

e.  Tanggung jawab sebagai warga negara (dilingkungan bangsa dan negara) 

     Contoh: melaksanakan peraturan yang ada, mencintai budaya negeri sendiri, menjaga nama baik negara Indonesia, menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.

-   Jadi, tanggung jawab sebagai warga masyarakat adalah tugas dan kewajiban yang harus       dilaksanakan seseorang dalam kedudukannya sebagai warga masyarakat. Menjaga kerukunan     di masyarakat menjadi    

     tanggung jawab semua anggota masyarakat.

-   Jenis-jenis tanggung jawab sebagai warga masyarakat adalah:

 

a.  Memelihara ketertiban dan keamanan hidup bermasyarakat.

 

Ketertiban dan keamanan hidup bermasyarakat dapat diupayakan dengan membuat peraturan untuk dipatuhi bersama oleh seluruh warga masyarakat.

b. Menjaga dan memelihara rasa persatuan dan kesatuan masyarakat.

 

·     Prinsip-prinsip dasar dalam menjaga dan memelihara persatuan dan kesatuan di masyarakat adalah:

§  Membina keserasian dan keseimbangan di berbagai lingkungan kehidupan.

 

§  Saling mengasihi, membina, dan memberi antarsesama.

 

§  Tidak menonjolkan perbedaan tetapi mencari kesamaan.

 

·     Contoh sikap yang menunjukkan menjaga dan memelihara rasa persatuan dan kesatuan adalah:

§  Hidup rukun dengan semangat kekeluargaan antarwarga masyarakat.

 

§  Setiap warga masyarakat menyelesaikan masalah sosial secara bersama-sama.

 

§  Bergaul  dengan  sesama  warga  masyarakat  tidak  membeda-bedakan  suku, agama, ras, ataupun golongan.

§  Menggunakan bahasa Indonesia secara baik dan benar dalam bergaul antarsuku bangsa.

§  Mengadakan kerja bakti sosial di lingkungan masyarakat.

 

·     Manfaat dari menjaga persatuan dan kesatuan adalah:

 

§  Terwujudnya kehidupan masyarakat yang serasi, selaras, dan seimbang.

 

§  Pergaulan antarsesama warga masyarakat akan lebih rukun dan akrab.

 

§  Terwujudnya   sikap    saling    mencintai   dan   saling   membantu    antarwarga masyarakat.

§  Dapat mengatasi semua perbedaan yang ada dengan penuh kesadaran.

 

§  Pembangunan nasional akan berjalan lebih baik dan lancar.

 

§  Pelaksanaan gotong royong akan dapat berjalan lancar dan baik.

 

c.  Meningkatkan rasa solidaritas sosial sebagai sesama anggota masyarakat.

  • Solidaritas (rasa setia kawan) sebagai warga masyarakat terus ditingkatkan dengan  

mengutamakan kepentingan bersama dari pada kepentingan pribadi/ golongan.

  • Sikap solidaritas sosial dalam masyarakat meliputi saling membantu, saling peduli,      

bisa bekerja sama, dalam mendukung pembangunan wilayah.

  • Salah satu bentuk solidaritas sosial adalah kerja sama atau gotong royong.

d. Menghapuskan bentuk-bentuk diskriminasi dalam kehidupan di masyarakat untuk menghindari perpecahan masyarakat, bangsa, dan negara.

·     Setiap warga masyarakat mempunyai persamaan derajat yang harus dijunjung tinggi dan tidak boleh diabaikan oleh siapa pun.

·     Menghormati persamaan derajat bertujuan untuk mencegah terjadinya perpecahan antarwarga masyarakat.

 ·    Tanggung jawab merupakan bagian dari sikap. Sikap tanggung jawab ini melekat pada

 ·   hak dan kewajiban yang dimiliki seseorang.

 ·   Hak dan kewajiban harus dilaksanakan secara bertanggung jawab.

 ·   Orang yang tidak melaksanakan hak dan kewajibannya dapat dikatakan sebagai orang yang tidak bertanggung jawab.

2. Kewajiban

 

-   Kewajiban adalah segala sesuatu yang harus dilaksanakan oleh seorang individu.

 

-   Kewajiban dikerjakan terlebih dahulu sebelum meminta hak.

 

-   Kewajiban harus dilakukan dengan penuh rasa tanggung jawab.

 

-   Kewajiban warga masyarakat adalah sesuatu yang harus dilakukan seseorang sebagai warga masyarakat dengan penuh rasa tanggung jawab.

-   Bentuk kewajiban di rumah adalah:

 

§  Belajar dengan sungguh-sungguh.

 

§  Menghormati orang tua dan menyayangi saudara.

 

§  Membantu orang tua.

 

§  Mematuhi peraturan yang ada di rumah.

 

-   Bentuk kewajiban di sekolah adalah:

 

§  Belajar dengan sungguh-sungguh.

 

§  Menghormati guru.

 

§  Menghargai perbedaan pendapat dengan teman.

 

§  Bermain dengan siapa saja (tidak pilih-pilih teman).

 

§  Tidak terlambat datang ke sekolah.

 

§  Membuang sampah pada tempat yang sudah disediakan (di tempat sampah).

 

§  Mengerjakan tugas dengan sungguh-sungguh.

 

§  Menaati peraturan sekolah.

 

§  Mengikuti seluruh kegiatan sekolah sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

 

§  Menjaga dan memelihara ketertiban, keamanan, kerukunan antarwarga sekolah.

 

-   Bentuk kewajiban warga masyarakat adalah:

§  Mematuhi aturan atau norma yang berlaku dalam masyarakat.

 

§  Menjaga ketenangan dan ketertiban lingkungan masyarakat.

 

§  Mengikuti kegiatan yang ada di lingkungan RT, RW, atau desa setempat, misalnya kegiatan kerja bakti, gotong royong, dan musyawarah warga.

§  Menghormati tetangga di lingkungan tempat tinggal.

 

§  Membantu tetangga yang terkena musibah.

 

§  Menjaga kebersihan lingkungan tempat tinggal.

 

3. Hak

 

-   Hak merupakan segala sesuatu yang harus didapatkan oleh setiap individu.

 

-   Hak berarti sesuatu yang mutlak menjadi milik seseorang dan penggunaannya tergantung pada orang yang bersangkutan.

-   Hak diperoleh setelah melaksanakan kewajiban dengan penuh tanggung jawab.

 

-   Pelaksanaan  tanggung  jawab,  kewajiban,  dan  hak  yang  seimbang  membuat  hidup menjadi harmonis.

-   Hak  warga  masyarakat  adalah  sesuatu  yang  mutlak  menjadi  milik  seseorang  yang menjadi bagian dari masyarakat.

-   Bentuk hak di rumah adalah:

 

§  Mendapat kasih sayang orang tua.

 

§  Mendapat perlindungan.

 

§  Mendapat perawatan kesehatan.

 

§  Mendapat kehidupan yang layak.

 

§  Mendapat pendidikan yang layak.

 

§  Menikmati fasilitas di rumah.

 

§  Mengajukan pendapat.

 

-   Bentuk hak di sekolah adalah:

 

§  Mendapatkan pendidikan dan pengajaran.

 

§  Menggunakan fasilitas pembelajaran.

 

§  Mendapatkan nilai/ hasil belajar.

 

§  Mendapatkan perlindungan saat di sekolah.

 

§  Mengajukan pendapat.

 

§  Bermain dengan teman.

 

§  Mengikuti pemilihan ketua kelas.

 

-   Bentuk hak warga masyarakat adalah:

§  Mendapatkan perlindungan hukum.

 

§  Mendapatkan pekerjaan dan penghidupan yang layak.

 

§  Tinggal dan menikmati lingkungan yang bersih.

 

§  Hidup tenang dan damai.

 

§  Bebas memilih, memeluk, dan menjalankan agama.

 

§  Berpendapat dan berorganisasi.

 

§  Mengembangkan kebudayaan daerah.

4. Musyawarah

 

-   Salah  satu  bentuk  pelaksanaan  tanggung  jawab  sebagai  warga  masyarakat  adalah mengikuti kegiatan masyarakat seperti musyawarah.

-   Musyawarah  merupakan  pertemuan  antara  dua  orang  atau  lebih  untuk  mengambil keputusan yang disepakati bersama.

-   Pengambilan keputusan melalui musyawarah dapat dilakukan jika hasilnya berkaitan dengan kepentingan masyarakat/ kepentingan umum.

-   Keputusan adalah segala putusan yang sudah ditetapkan berdasarkan pertimbangan, pemikiran, dan penelitian yang matang.

-   Keputusan bersama adalah keputusan yang diambil dengan melibatkan banyak orang dan keputusan itu untuk kepentingan bersama.

-   Bentuk keputusan bersama tersebut secara rinci, yaitu:

 

a.  Keputusan secara tertulis diambil secara bersama-sama dan dituangkan ke dalam bentuk tertulis (dokumen).

Contoh: Undang-Undang Dasar 1945 (UUD 1945), Ketetapan MPR (Tap MPR), Undang-Undang (UU).

b.  Keputusan lisan merupakan keputusan yang diucapkan dengan lisan kata-kata dan biasanya tidak dituangkan secara tertulis dalam bentuk dokumen.

Contoh: Keputusan kepala desa dalam hal pembagian pengairan sawah, keputusan RT/ RW

 

tentang jadwal ronda malam.

 

-   Musyawarah untuk Mufakat menjadi tujuan dari adanya musywarah.

 

-   Mufakat adalah seiya, sekata, sepakat.

 

Musyawarah sesuai dengan ciri khas bangsa Indonesiainti demokrasi Pancasila  dan sesuai  dengan  sila  ke-4  (empat)    

yakni “Kerakyatan  yang  dipimpin  oleh  hikmat kebijaksaan dalam permusyawaratan perwakilan”.

-   Nilai-nilai penting dalam musyawarah yang menjadi dasar dalam pengambilan keputusan bersama saat musyawarah adalah:

1. Nilai Kebersamaan

 

Pengambilan keputusan harus dilakukan secara bersama-sama dengan tujuan yang sama untuk kepentingan bersama (kepentingan umum).

2. Nilai Persamaan Hak

 

Setiap peserta musyawarah memiliki hak dan kewajiban yang sama sebagai anggota musyawarah. Nilai persamaan hak adalah seluruh peserta musyawarah    diberi hak yang sama untuk mengemukakan pendapatnya.

3. Nilai Kebebasan Menyampaikan Pendapat

 

-   Bebas artinya tidak mendapat paksaan dari orang lain sehingga setiap orang bebas berpendapat.

-   Pendapat  yang  diberikan  harus  logis  dan  masuk  akal,  tidak  menimbulkan perpecahan, sesuai dengan norma, dan tidak menyinggung perasaan orang lain.

4. Nilai Menghargai Pendapat Orang Lain

 

Setiap peserta musyawarah harus mendengarkan dan menghargai pendapat orang lain.

 

5. Nilai Jiwa Besar serta Lapang Dada Melaksanakan Hasil Keputusan dengan

 

Rasa Tanggung Jawab

 

Setiap peserta musyawarah harus menerima hasil keputusan musyawarah.

 

-   Ciri-ciri musyawarah untuk mufakat antara lain:

 

a.  Sesuai dengan  kepentingan bersama.

 

b. Pembicaraan harus dapat diterima dengan  akal sehat sesuai hati nurani.

 

c.  Usul atau pendapat yang disampaikan  mudah dipahami dan tidak memberatkan.

d. Dalam proses musyawarah  pertimbangan moral lebih diutamakan dan  bersumber dari hati nurani yang luhur.

 

-   Sikap-sikap yang harus dikembangkan dalam musyawarah:

 

a.  Mengutamakan kepentingan bersama dari pada kepentingan pribadi/ golongan. b. Memahami masalah yang dimusyawarahkan.

c.  Menghormati dan menghargai pendapat orang lain.

 

d. Mampu mengendalikan diri saat mengikuti musyawarah. e.  Tidak menyela/ memotong pembicaraan orang lain.

f.  Tidak memaksakan kehendak kepada orang lain. g. Tidak mencela pendapat orang lain.

h. Bertenggang rasa terhadap pendapat lain.

 

i.  Bijaksana, ikhlas, dan berlapang dada terhadap pendapat, kritik, usul yang berbeda. j.  Menerima masukan dari orang lain.

k. Menyadari bahwa keputusan yang dihasilkan adalah keputusan yang terbaik bagi kepentingan bersama.

l.  Mematuhi semua aturan yang berlaku dalam musyawarah.

 

m. Melaksanakan keputusan hasil musyawarah dengan penuh tanggung jawab.

 

-   Musyawarah dapat dimulai jika peserta musyawarah telah mencapai kuorum.

 

-   Kuorum  adalah jumlah paling sedikit dari peserta musyawarah yang harus hadir agar musyawarah/ voting dapat dilaksanakan dan keputusannya dianggap sah.

-   Biasanya kuorum dalam musyawarah adalah 2/3 dari total peserta yang berhak mengikuti musyawarah.

-   Contoh-contoh musyawarah di lingkungan kehidupan:

 

a.  Musyawarah di lingkungan keluarga, misalnya:

 

1) Menentukan tempat rekreasi keluarga.

 

2) Pemberian tugas yang harus dikerjakan tiap anggota keluarga.

 

3) Menentukan aturan-aturan dalam keluarga, dan sebagainya. b. Musyawarah di lingkungan sekolah, misalnya:

1) Memilih pengurus OSIS.

 

2) Menentukan program kegiatan OSIS.

 

3) Pemilihan ketua kelas.

 

4) Menentukan tempat tujuan wisata, dan sebagainya. c.  Musyawarah di lingkungan masyarakat, misalnya:

1) Membicarakan  teknis  pelaksanaan  perayaan  hari  kemerdekaan  RI  (Republik

 

Indonesia).

 

2) Musyawarah untuk pembangunan jalan.

 

3) Rembug desa/ musyawarah desa.

 

4) Pembagian jadwal ronda/ siskamling.

 

d. Musyawarah di lingkungan kenegaraan, misalnya:

 

1) Rapat-rapat DPR untuk membuat undang-undang.

 

2) Rapat presiden bersama stafnya.

-   Manfaat penyelesaian masalah secara musyawarah yaitu:

 

a.  Setiap peserta mendapat kebebasan untuk mengemukakan pendapat.

b. Setiap ide/ gagasan yang muncul dapat diuji kebenaran dan kemanfaatannya.

c.  Keputusan yang diambil berkualitas dan memiliki nilai keadilan.

d. Hasil keputusan menguntungkan semua pihak dan lebih mudah dilaksanakan bersama karena merupakan kesepakatan bersama.

e.  Dapat menyatukan pendapat yang saling berbeda. f.  Adanya nilai kebersamaan.

-   Selain musyawarah ada juga cara pengambilan keputusan bersama dengan cara lain, yaitu:

 

1.   PEMUNGUTAN SUARA (VOTING)

 

-   Voting  berarti   sistem  pengambilan  keputusan  berdasarkan  pemungutan suaraperolehan suara terbanyak.

-   Voting ada 2 macam yaitu:

 

a. Voting  terbuka,  yaitu  setiap  anggota  rapat  memberikan  suara  dengan mengatakan setuju, menolak, atau abstain (tidak memberikan suara).

b. Voting tertutup, yaitu setiap anggota rapat memberikan suara dengan cara menuliskan nama atau pilihannya di kertas yang telah disediakan lalu dikumpulkan dan dihitung.

-   Voting biasanya ditempuh jika setelah cara musyawarah untuk mufakat sudah      dilaksanakan tetapi belum mendapat hasil dan karena terbatasnya waktu.

 Contoh: pemilihan presiden dan pemilihan kepala daerah.

 

2.    AKLAMASI

 

Aklamasi adalah pernyataan setuju secara lisan dari seluruh peserta rapat dan sebagainya terhadap suatu usul tanpa melalui pemungutan suara.

Aklamasi terjadi karena adanya pendapat yang sama yang dikehendaki oleh semua anggota kelompok.

-   Akibat-Akibat Tidak Mematuhi Keputusan Bersama adalah:

 

a. Merasa bersalah.

 

b. Dikucilkan dari kelompok. c. Tidak percaya orang lain.

d. Sanksi atau teguran dari kelompok lainnya.

 

e. Pemecatan dari keanggotaan kelompok tertentu.

 

f.  Dipidana penjara atau harus mengganti kerugian.

 

Ø Bahasa Indonesia KD 3.2

 

  Jenis-jenis Kata Tanya

 

§  Kata tanya yang digunakan untuk mengetahui informasi sering dikenal dengan istilah

 

adiksimba (apa, di mana, kapan, siapa, mengapa, dan bagaimana) atau 5W+1H

 

(what, where, when, who, why, and how).

 

Kata Tanya

Fungsi

Apa

Menanyakan nama (jenis sifat) sesuatu, peristiwa, proses, benda, atau hal

 

yang sedang dijelaskan. Contoh: Apa nama tempat itu?

Di mana

Menanyakan tempat/ menerangkan tempat.

 

Contoh: Di mana rumah dia?

Kapan

Menanyakan waktu.

 

Contoh: Kapan siswa kelas V retret?

Siapa

Menanyakan orang atau pihak yang terlibat dalam peristiwa.

 

Contoh: Siapa yang memakai sepeda itu?

Mengapa

Menanyakan sebab atau alasan terjadinya suatu peristiwa.

 

Contoh: Mengapa dia suka menangis?

Bagaimana

Menanyakan  proses/  cara,  keadaan,  bentuk,      perbuatan,  atau  sifat

 

terjadinya suatu peristiwa.

 

Contoh: Bagaimana keadaan korban bencana di Lombok?

Berapa

Menanyakan  bilangan  yang  mewakili  jumlah,  ukuran,  nilai,  harga,

 

satuan, atau waktu.

 

Contoh: Berapa harga makanan ini?

 

DAN SELENGKAPNYA SILAHKAN DOWNLOAD ( KLIK )


LihatTutupKomentar