>>DOWNLOAD<<
❖ KD 3.4 Menggali manfaat persatuan dan kesatuan untuk membangun kerukunan hidup. Pentingnya Persatuan dan Kesatuan Indonesia
Makna Persatuan danKesatuanPersatuandan kesatuan merupakan senjata yang paling ampuh bagi bangsa Indonesia baik dalam rangka merebut, mempertahankan maupun mengisi kemerdekaan.
Persatuan mengandung arti“bersatunya macam-macam corak yang beraneka ragam menjadi satu kebulatan yang utuh dan serasi.” Persatuan Indonesia berarti persatuan bangsa yang mendiami wilayah Indonesia”.
❖ Persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia yang kita rasakan saat ini terjadi
dalam
proses yang dinamis dan berlangsung lama karena persatuan dan kesatuan bangsa terbentuk dari proses yang tumbuh dari unsur-unsur sosial budaya masyarakat Indonesia sendiri, yang ditempa dalam jangkauan waktu yang lama sekali. Unsur-unsur sosial budaya itu antara lain seperti sifat kekeluargaan dan jiwa gotong-royong. Kedua unsur itu merupakan sifat-sifat pokok bangsa Indonesia yang dituntun oleh asas kemanusiaan dan kebudayaan.
❖ Masuknya kebudayaan dari luar terjadi melalui proses akulturasi (percampuran
kebudayaan). Kebudayaan dari luar itu adalah kebudayaan Hindu, Islam, Kristen, dan unsur-unsur kebudayaan lain yang beraneka ragam. Semua unsur-unsur kebudayaan yang datang dari luar diseleksi oleh bangsa Indonesia. Kemudian, sifat-sifat lain terlihat dalam setiap pengambilan keputusan yang menyangkut kehidupan bersama yang senantiasa dilakukan dengan jalan musyawarah dan mufakat. Hal itulah yang mendorong terwujudnya persatuan bangsa Indonesia. Jadi, persatuan dan kesatuan bangsa dapat mewujudkan sifat kekeluargaan, jiwa gotong-royong, musyawarah, dan lain-lain.
❖ Proklamasi kemerdekaan bangsa Indonesia merupakan awal dibentuknya Negara
Kesatuan Republik Indonesia. Negara Indonesia yang diproklamasikan oleh para pendiri negara adalah negara kesatuan. Pasal 1 ayat (1) UUD. Negara Republik Indonesia Tahun
1945 menyatakan, “Negara Indonesia adalah negara kesatuan yang berbentuk republik”. Sila ketiga Pancasila menegaskan kembali bagaimana tekad bangsa Indonesia mewujudkan persatuan.
Contoh sikap persatuan dan kesatuan di keluarga
a. Bersama-sama menentukan liburan
b. Membagi kebersihan rumah dengan bersih bersih bergiliran
c. Bersama-sama dalam ibadah
Contoh sikap pesatuan dan kesatuan di sekolah
a. Kerja bakti membersihkan sekolah
b. Regu piket
c. Menyelesaikan Masalah dengan musyarawah
d. Senam bersama
Contoh sikap pesatuan dan kesatuan di masyarakat
a. Bersama sama lawan nakoba
b.Bersatu dalam pemberantasan nyamuk demam berdarah
c. Menyelesaikan masalah dengan kekeluargaan
Contoh manfaat persatuan dan kesatuan untuk keutuhan suatu bangsa:
1. Tidak mudah di adu domba atau dihasut oleh mereka yang ingin memecahkan persatuan dan kesatuan.
2. Sikap saling menghargai semakin terpupuk, karena semuanya saling menghormati.
3. Tumbuh menjadi bangsa yang berani dalam menghadapi berbagai halangan, di bidang ekonomi, budaya, teknologi dan keamanan negara.
4. Cepat tanggap dan saling bahu membahu dalam masyarakat, sehingga dapat cepat menyelesaikan aksi terorisme atau aksi kriminal lainnya dalam membantu penegak hukum menyelesaikan tugasnya.
Beberapa contoh sikap yang menunjukkan rasa persatuan dan kesatuan.
>>DOWNLOAD<<
1. Tolong menolong antara tetangga dan warga lain
2. Berkomunikasi dengan baik dengan tetangga
3. Mau berbaur mengikuti kegiatan warga komplek
4. Selalu menjaga kerukunan dengan semua orang
5. Tidak membeda-bedakan suku, ras, ataupun agama yang akan membuat perpecahan
6. Saling menghargai juga menghormati dengan siapapun tidak hanya warga satu komplek
7. Mau bersikap ramah dan sopan agar tidak terjadi kesalah pahaman
8. Menjalin silaturrahmi dengan kerabat dan warga sekitar
9. Tidak pernah memaksa orang lain untuk mengikuti kegiatan warga
10. Selalu menjadi penengah bukan pemecah kerukunan
11. Mau bergantian menjaga siskamling, untuk ronda menjaga keamanan komplek
Contoh sikap yang tidak menunjukkan rasa persatuan dan kesatuan, tentunya ini tidak ingin terjadi pada negara kita:
1. Tidak mau mendengarkan dan menghargai pendapat seseorang
2. Membeda-bedakan agama, suku, dan ras dalam keberagaman yang Indonesia miliki
3. Tidak menghargai dan menghormati orang lain
4. Bersikap apatis terhadap lingkungan sekitar
5. Memiliki sifat Individualisme
6. Berbuat kekacauan atau mencari-cari masalah
7. Tidak suka ataupun tidak mau menolong orang lain
8. Tidak mau membantu orang yang sedang kesusahan
9. Selalu berbuat seenaknya dan tidak menghormati satu sama lain.
10. Selalu melakukan perbuatan yang tidak baik, seperti:
o Mencuri barang milik orang lain
o Mencontek saat ujian / ulangan
o Bolos sekolah karena malas
o Membully teman
o Mengadu domba antar teman
❖ KERUKUNAN
A. Kerukunan artinya adanya suasana persaudaraan dan kebersamaan antar semua orang walaupun mereka berbeda secara suku, agama, ras, dan golongan
B. Contoh Hidup Rukun
1. Lingkungan Keluarga:
a. Patuh kepada orang tua
b. Menghormati yang tua dan menyayangi yang muda
c. Memecahkan masalah keluarga dengan kepala dingin
d. Membantu anggota keluarga yang sedang kesulitan
e. Beribadah bersama
2. Lingkungan Sekolah
a. Menghormati guru
b. Menyayangi teman
c. Belajar bersama
d. Bermain bersama
e. Saling memaafkan
3. Lingkungan Masyarakat
a. Menjaga kebersihan lingkungan
b. Menjaga ketertiban dan keamanan
c. Saling menghargai dan bekerjasama dalam kebaikan
d. Tidak mempermasalahkan perbedaan suku, ras, dan agama
e. Menjenguk tetangga yang sakit
f. Beribadah bersama
C. Akibat apabila tidak hidup rukun
1. Adanya pertengkaran
2. Tidak peduli
3. Perceraian
4. Pergaulan bebas
5. Kekerasan dalam rumah tangga
6. Penyalahgunaan narkoba
7. Stres
8. Kehidupan menjadi tidak tenteram.
9. Mudah terkena hasutan orang lain.
10. Terjadi perpecahan karena tidak adanya rasa persatuan dan kesatuan
D. Manfaat Hidup Rukun
1. Pergaulan akan lebih luas
2. Semakin harmonis dengan keluarga maupun orang lain
3. Komunikasi akan terjalin semakin baik
4. Terhindar dari konflik dan perselisihan
5. Semakin menghargai perbedaan
6. Semakin menyadari bahwa setiap orang memiliki potensi yang berbeda
7. Cita-cita semakin terbantu
8. Semakin termotivasi untuk mengembangkan diri.
9. Tidak adanya pertengkaran.
10. Hidup dalam keluarga menjadi harmonis.
11. Hidup menjadi aman.
12. Hidup menjadi tenteram dan damai.
13. Memperkukuh persatuan dan kesatuan
E. Ciri-ciri hidup rukun sebagai berikut.
1. Menghargai pendapat orang lain.
2. Menghargai hasil karya orang lain.
3. Membina hubungan baik.
4. Saling menghormati.
5. Saling menyayangi.
>>DOWNLOAD<<
BAHASA INDONESIA
3.4. Menganalisa informasi yang disampaikan paparan iklan dari media cetak atau elektronik.
Iklan adalah sebuah informasi yang bertujuan untuk mendorong, membujuk/ memberikan
pengaruh pada khalayak ramai atau banyak orang agar tertarik pada barang/jasa yang ditawarkan.
Fungsi Iklan
1. Memberikan Informasi (Informing)
2. Membujuk (Persuading)
3. Mengingatkan (Reminding)
4. Memberikan nilai tambah (Adding Value)
Tujuan Iklan
1. Memberitahukan kepada khalayak ramai tentang suatu produk jasa.
2. Memengaruhi khalayak ramai tentang suatu produk jasa.
3. Menyarankan seseorang untuk membeli dan menggunakan suatu produk jasa yang diiklankan.
4. Memberi informasi tentang produk jasa.
5. Menarik khalayak ramai.
Ciri Ciri Iklan
Agar mendapat perhatian dari khalayak ramai. Pada umumnya, iklan mempunyai ciri- ciri sebagai berikut :
1. Informatif
2. Komunikatif
3. Bahasanya singkat dan padat
4. Menarik
Unsur Unsur Iklan
Iklan setidaknya mempunyai 2 unsur, diantarnya:
Kalimat Deskriptif
Deskripsi iklan berguna untuk menguraikan atau menjelaskan produk atau layanan yang diiklankan.
Kalimat Persuasif
Persuasi dalam sebuah iklan bertujuan untuk membujuk atau mempengaruhi orang agar menggunakan produk ataupun layanan yang diiklankan.
Syarat- Syarat Iklan
Agar suatu informasi dapat dikatakan sebagai iklan, maka harus memenuhi beberapa syarat syarat iklan, diantaranya.
1. Iklan harus bersifat Objektif dan jujur
2. Jelas dan Mudah dipahami
3. Menarik perhatian banyak orang
4. Tidak mengandung sara dan menyinggung pihak lain.
Macam – macam Iklan
Iklan dapat dibedakan menjadi beberapa jenis:
1. Iklan Berdasarkan Sifatnya
▪ Iklan Niaga / Perdagangan
Iklan niaga adalah iklan yang dibuat dengan tujuan agar orang tertarik untuk menggunakan atau membeli produk atau jasa yang mereka tawarkan. contohnya iklan indomie, sprite, sajiku, iklan kendaraan dll.
▪ Iklan Layanan Masyarakat
Iklan layanan masyarakat adalah iklan yang tujuannya untuk mempengaruhi orang agar memberikan dukungan atau mengikuti kampanye yang dilakukan pembuat iklan. contohnya iklan anti narkoba, iklan lingkungan hidup dll.
2. Iklan Berdasarkan Media yang Digunakan
▪ Iklan Cetak
Iklan cetak adalah iklan yang dipublikasikan melalui media cetak seperti koran, majalah,
surat kabar, tabloid dan sebagainya. berdasarkan ruang yang digunakan iklan jenis ini dibedakan lagi menjadi 2 bentuk, yakni Iklan baris dan Iklan Kolom
▪ Iklan Advertorial
Iklan advertorial adalah jenis iklan yang dikemas seperti berita dengan bahasa penulisan jurnalistik.
▪ Iklan Display
Hampir sama seperti iklan kolom, namun mempunyai ukuran yang lebih besar gambar dan tulisannya dari iklan kolom
▪ Iklan Elektronik
Iklan elektronik adalah adalah iklan yang dipublikasikan melalui media elektronik seperti, radio, televisi dan internet
▪ Iklan Perusahaan
Iklan perusahaan atau corporate advertising adalah iklan yang tujuannya untuk membangun citra perusahaan yang kemudian akan membangun citra produk atau jasa yang diproduksi perusahaan tersebut agar diminati masyarakat. contohnya seperti iklan aqua yang membantu pembuatan sumber- sumber air di daerah terpencil.
▪ Iklan Layanan Masyarakat
Iklan layanan masyarakat adalah iklan yang berisi himbauan atau ajakan untuk melakukan atau tidak melakukan sesuatu yang diiklankan. contohnya seperti iklan KB, iklan pencegahan demam berdarah dan iklan pencegahan narkoba.
4. Iklan Berdasarkan Isinya
Iklan Pengumuman
Iklan yang isinya menyampaikan pengumuman mengenai suatu peristiwa kegiatan ataupun lainnya.
Iklan Penerangan
SELENGKAPNYA SILAHKAN DOWNLOAD >>DOWNLOAD<<

