RINGKASAN MATERI TEKNIS PGSD PPPK
PEDAGOGIK
TEORI BELAJAR GAGNE (PENGALAMAN)
Chapter 1
TEORI BELAJAR AUSUBEL ( kata kunci “BERMAKNA” )
Teori belajar Ausubel adalah teori belajar mengajar yang dapat mengakibatkan seseorang bisa belajar bermakna. Sehingga dengan belajar bermakna informasi (pengetahuan) yang diperoleh mempunyai daya tahan yang lebih lama.
Contoh pembelajaran yang bermakna:
- Apersepsi adalah kegiatan mengamati diri sendiri secara sadar sebagai pondasi untuk mempelajari materi pembelajaran berikutnya.
- Prinsip dari penerapan Teori Belalajar Bermakna
Sesuai pendapat Ausubel, Faktor penting yang mempengaruhi belajar adalah apa yang sudah diketahui siswa. Jadi agar terjadi belajar bermakna, konsep atau informasi baru harus dikaitkan dengan konsep – konsep yang sudah ada dalam struktur kognitif siswa.
Didalam penerapan teori ini (Ausubel) dalam belajar, terdapat prinsip-prinsip yang harus diperhatikan, sebagai berikut.
- Advance Organizer ( Pengaturan awal )
Pengaturana wa mengarahkan siswa ke materi yang akan dipelajari dan mengingatkan siswa pada materi sebelumnya yang dapat digunakan untuk membantu guru dalam menanamkan konsep baru.
- Diferensia Progresif
Pengembangan konsep berlangsung paling baik jika unsur-unsur yang paling umum, paling inklusif dari suatu konsep diperkenalkan terlebih dahulu, baru kemudian diberikan hal-hal yang lebih spesifik dan khusus dari konsep itu sendiri.
TEORI BELAJAR GAGNE (PENGALAMAN)
- Belajar Superordinat
Selama informasi diterima dan diasosiasikan dengan konsep dalam struktur kognitif (subsumsi), maka konsep tersebut tumbuh dan mengalami diferensiasi. Belajar superordinat dapat terjadi apabila konsep-konsep yang telah dipelajari sebelumnya dikenal sebagai unsur- unsur dari sebuah konsep yang lebih luas dan lebih inklusif.
- Penyesuaian Integratif ( Rekonsiliasi Integratif )
Guru harus mampu memperlihatkan secara eksplisit bagaimana arti- arti baru dibandingkan dan dipertentangkan dengan arti-arti sebelumnya yang lebih sempit, dan bagaimana konsep-konsep yang tingkatannya lebih tinggi selanjutnya mengambil arti baru. Di dalam menerapkan teori Ausubel dalam pembelajaran, maka perlu digunakan dua fase, yaitu fase perencenaan dan fase pelaksanaan.
Fase perencanaan terdiri dari menetapkan tujuan pembelajaran, mendiagnosa latar belakang pengetahuan siswa, membuat struktur materi dan memformulasikan pengetahuan awal.
Sedangkan tahap fase pelaksanaan dalam pembelajaran terdiri dari pengaturan awal, difrensiasi progresif, dan rekonsialisasi integratif.
Demikian telah kita bahas dalam bacaan tek di atas materi rangkuman dari teori belajar AUSUBEL dengan kata kunci Belajar Berkmakna, semoga apa yang pembaca dapat pelajari dari penjelasan rangkuman saya tersebut membantu mempermudah dalam belajar teman-teman para pejuang NIP ASN terutama PPPK, kedepan penulis akan membahas Tips dan pengalaman yang penulis peroleh selama persiapan mengikuti ujian PPPK sehingga mendapat Nilai yang sesuai harapan waktu itu penulis memperoleh nilai 320 untuk Kompetensi Pedagogik.
Namun demikian penulis disclaimer mungkin cara dan metode, didaktik akan berbeda terhadap semua orang, sepertinya hal nya gaya penulisan setiap penulis akan berbeda, penulis disini tidak berharap para pejuang mengikuti apa yang akan penulis deskripsikan di tulisan selanjutnya. Penulis hanya berharap teman-teman pejuang dapat memperoleh motivasi dan inspirasi dari membaca pengalaman penulis nanti.
Ada beberapa persiapan belajar yang harus kalian siapkan, di antaranya
- Mental positif
- Mental Pejuang 45.
- Doa (Ingatlah setiap Perbuatan, Perkataan harus di awali dan di akhiri dengan DOA meminta dan menitipkan apa yang menjadi tujuan dan harapan teman-teman semua)
- Temukan Motivasi ( Temukan stimulus motivasi yang membuat munculnya poin 1 dan 2 kalian berkobar).
-Sekian tulisan kali ini -
Sampai jumpa di tulisan berikutnya